Beranda Internasional Soal Najib Masuk Penjara, Muhyiddin: Saya dan Rakyat Malaysia Bernafas Lega

Soal Najib Masuk Penjara, Muhyiddin: Saya dan Rakyat Malaysia Bernafas Lega

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin (Bernama)

Kuala Lumpur, aktual.com – Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yassin menegaskan perjuangannya melawan korupsi tidak sia-sia Ketika Najib Razak ahirnya dijebloskan ke penjara pada Selasa (23/8) kemarin. Muhyiddin kemudian mengaku dirinya sempat dipecat oleh bekas PM keenam itu setelah menyuarakan penyelewengan dana 1MDB dan SRC International.

“Saya telah menyuarakan kegelisahan mengenai penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi pada skala yang besar imbas penyelewengan dana 1MDB dan SRC International yang melibatkan Najib sejak tahun 2015. Walaupun saya dihukum dengan pemecatan dari jabatan pemerintah dan partai waktu itu, saya terus istiqamah dengan prinsip menegakkan kebenaran. Hari ini, saya bersama-sama dengan rakyat Malaysia yang konsisten melawan korupsi dapat bernafas lega dengan keputusan pengadilan atas Najib,” kata Muhyiddin kemarin seperti dilansir dari Malaysiakini.

Keputusan pengadilan tersebut, menurutnya adalah bukti bahwa sistem kehakiman negara Malaysia bersifat independen dan mampu menjamin keadilan.

Muhyiddin pun menyebut keputusan pemenjaraan Najib bukanlah akhir dari perjuangan melawan korupsi. Pasalnya, ungkap dia, masih ada kasus korupsi besar yang melibatkan pengurus Barisan Nasional yang juga Presiden UMNO, Ahmad Zahid Hamidi.

“Saya berharap kebebasan badan kehakiman di Malaysia dapat terus dilindungi tanpa ada campur tangan atau desakan politik dari pihak manapun agar keadilan dapat terus tegak,” ujarnya.

Sebagai informasi, Najib pernah mencopot Muhyiddin dari jabatannya sebagai Wakil Perdana Menteri pada 2015 lalu, saat skandal 1MDB menjadi perhatian dunia. Tak lama berselang, Muhyiddin pun dipecat dari UMNO.

(Megel Jekson)