Beranda Nasional Hukum Soal Polemik Sulastri, Wakil Ketua Komisi III Minta Kapolri Beri Sanksi Tegas...

Soal Polemik Sulastri, Wakil Ketua Komisi III Minta Kapolri Beri Sanksi Tegas Kepada Anggota Nakal

Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta seluruh proses penerimaan calon anggota Polri dilakukan secara terbuka dan adil. Sahroni pun menyebut polemik calon polisi wanita (Polwan) Sulastri Irwan yang digugurkan Polda Maluku Utara, tidak boleh terulang.

Legislator dari Fraksi Partai NasDem itu meminta Polri menyikapi serius kasus tersebut. Sebab, hal itu dapat memengaruhi citra Korps Bhayangkara. Sahroni bahkan meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak segan memberikan sanksi tegas kepada anggotanya yang ‘bermain’ dalam proses rekrutmen.

“Ke depannya agar hal serupa tidak terjadi lagi, saya minta Pak Kapolri langsung beri ketegasan kepada pimpinan tertinggi di wilayah tersebut, di manapun berada. Agar membuat jera bagi pejabat kepolisian dalam penerimaan calon polisi,” kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/11) lalu.

Sahroni juga meminta Kapolda memantau langsung proses rekrutmen. Sehingga, proses rekrutmen yang dilakukan pun bisa adil dan jujur.

“Bagi pejabat kepolisian hingga Kapolda juga sudah selayaknya agar mengecek kembali semua proses agar tidak terjadi lagi hal yang demikian. Jangan mentang-mentang anak petani jadi tidak diloloskan,” sambungnya.

Sebelumnya, Polda Maluku Utara tidak meloloskan Sulastri pada penerimaan calon siswa Bintara Polri Gelombang ll-2022. Padahal, Sulastri mengaku menempati peringkat ketiga pada seleksi panitia penentu akhir (Pantukhir) berdasarkan pengumuman Pantukhir pada 2 Juli 2022.

Keputusan itu akhirnya menjadi polemik. Nasib Sulastri menjadi perbincangan di media. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Midi Siswoko pun mengambil tindakan. Sulastri akhirnya diloloskan untuk mengikuti pendidikan polwan.

(Megel Jekson)