Jakarta, Aktual.co — Wacana pembentukan polisi parlemen untuk memperketat keamanan di Gedung DPR, menuai pro kontra di internal parlemen.
Politisi PDIP TB Hasanuddin mangatakan bahwa belum ada situasi krusial yang mengharuskan dibentuknya pengamanan ekstra ketat melalui struktur organisasi khusus seperti polisi parlemen.
“Saya belum melihat sesuatu secara krusial yang kemudian perlu ada organisasi atau struktur organisasi yang khusus. Biasa-biasa saja,” kata Hasanuddin, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (14/4).
Ia berpandangan, pengamanan dengan sistem yang ada saat ini dinilai cukup mumpuni, sehingga tidak perlu dipaksakan untuk kemudian dibentuk sesuatu hal yang belum ada urgensinya.
“Nanti kesannya tidak baik, bahwa gedung parlemen itu adalah gedung yang harus di-manage secara khusus, karena berisi orang-orang khusus. Kita sama saja dan biasa saja,” tandasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang














