Jakarta, Aktual.com – Timnas basket putra Spanyol mengokohkan diri sebagai juara Grup G FIBA World Cup 2023. Di laga terakhir, Juancho Hernangomes dan kawan-kawan berhasil mengalahkan wakil Asia, Iran, dengan skor 85-65.
Kemenangan Tim Matador pada laga yang berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8) malam menjadi kemenangan sempurna, karena tim asuhan Sergio Scariolo berhasil sapuh bersih semua laga di fase grup. Spanyol membukukan enam poin dari tiga pertandingan yang dijalani di Grup G FIBA World Cup 2023.
Juancho Hernangomez menjadi bintang bagi Spanyol setelah berhasil mencetak 21 poin dan 5 rebound. Sementara itu, Willy Hernangomez juga tampil gemilang dengan sumbangan 16 poin dan 9 rebound, sedangkan Santi Aldama juga memberikan pengaruh dengan tambahan 11 poin dan 8 rebound.
Salah satu pilar Spanyol, Victor Claver usai laga mengaku sangat membutuhkan kemenangan di laga terakhir. Meski sudah memastikan lolos, mereka tetap serius menghadapi laga terakhir fase grup, dan kemenangan ini menjadi motivasi bagi timnya untuk menghadapi laga babak kedua.
“Ini adalah pertandingan yang bagus. Kami butuh kemenangan untuk menjaga kepercayaan diri dan motivasi di laga berikutnya,” ujarnya.
Sementara di kubu Iran, meski kalah pemain muda mereka, Mohammad Amini tampil gemilang. Dia menjadi top skor bagi Iran dengan mencetak 19 poin. Kemudian ada Benham Yakhchali yang ikut menyumbang 12 poin dan 7 asis.
Pemain senior Iran, Hamed EHaddadi mengaku kalah dari Spanyol. Pemain veteran itu mengaku sudah berbuat yang terbaik bagi timnya, kendati gagal dia tetap bangga dengan Iran.
“Kami berhadapan dengan juara dunia, kami sudah memberikan perlawanan yang maksimal untuk mereka. Saya bangga dengan perjuangan semua pemain,” katanya.
Spanyol berhasil menjadi juara Grup G dan akan menantang Latvia serta Kanada di babak kedua. Sementara Iran tidak bisa berbuat banyak lantaran kalah di tiga laga. Behnam Yakhchali dan kolega akan mempertaruhkan harga diri mereka bersaing untuk klasifikasi peringkat dengan menghadapi Prancis dan Lebanon.
Artikel ini ditulis oleh:
Warto'i















