Semarang, Aktual.co — Nasib malang menimpa Sri Mulyani (38), warga Karang Rejo Selatan RT 03 RW 08 Tinjomoyo Banyumanik Semarang. Dirinya gagal berpiknik bersama warga sekampungnya ke kota pelajar Yogyakarta, lantaran bus yang di pesan warga melalui dirinya tak kunjung datang. Bahkan ia juga harus menanggung malu lantaran
Awalnya, Jumat (10/10) lalu korban memang dipasrahi warga kampungnya untuk memesan dua unit bus  sebagai sarana transportasi saat berpiknik yang direncanakan berangkat Minggu (19/10) pagi tadi.
Oleh tetangganya Yanti,  Ia pun ditemukan oleh Denok (35), warga Genuk Sriwijaya Semarang yang mengaku bisa memesankan bus dari PO Panorama. 
“Karena yang mengenalkan Bu Yanti, ya saya percaya, saat itu kesepakatannya Rp6 juta untuk dua bus. Sudah saya DP Rp2,5 juta,” tuturnya saat mengadu ke SPKT Polrestabes Semarang, Minggu(19/10) Siang.
Selanjutnya, pada hari Sabtu (18/10), korban kembali memberikan  uang sebesar Rp3,5 juta kepada pelaku untuk pelunasan pemesanan bus tersebut. Celakanya, keesokan harinya, dihari keberangkatan, setelah ditunggu dua jam, bus yang dipesannya tak kunjung datang.
“Padahal janjinya jam setengah enam, tapi sampai jam delapan busnya tidak datang-datang,” imbuhnya.
Selanjutnya, ia pun berinisiatif langsung menghubungi pihak PO Panorama untuk menanyakan kejelasan soal bus yang dipesannya. Kemudian, betapa kagetnya ia, saat di beritahu oleh pihak PO Panorama bahwa tidak ada pemesanan dua bus atas dirinya.
Perasaan malu pun dirasakan korban, lantaran saat itu semua warga sudah siap untuk melakukan perjalanan. Sadar dirinya telah menjadi korban penipuan, ia lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polisi. 
“Saya malu sekali sama warga,saya yang di pasrahi. Padahal semuanya sudah disiapkan, malah gagal, ” tandasnya

()