Jakarta, Aktual.com-Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat segera membentuk tim khusus untuk mencegah aksi  tawuran siswa di sekolah-sekolah. Tim ini nantinya bertugas untuk melaporkan potensi munculnya tawuran dan melaporkan siswa yang menjadi provokator aksi tawuran tersebut

“Tim terdiri dari siswa sekolah juga, tapi seperti dinas rahasia tidak ada yang tahu. Kalau ada potensi tawuran, mereka akan menginformasikan ke guru atau kepala sekolah,” jelas Tajuddin Nur, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, di Jakarta, Selasa (2/5).

Satu tim kata dia akan diisi 10 hingga 15 orang.

Pembentukan satgas ini tambah Tajuddin  dinilai lebih efektif sebagai upaya mencegah terjadinya tawuran pelajar.

Jika ditemukan siswa yang terbukti ikut tawuran, kata dia sanksi terberat  yakni dikeluarkan dari sekolah.

“Kalau ada guru yang terbukti lalai akan ada sanksi juga seperti pengurangan TKD,” tukas Tajuddin

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs