Mamuju, Aktual.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bertekad mewujudkan madrasah berbasis elektronik untuk mendukung program Madrasah Reform yang dicanangkan Kemenag RI.

“Ada beberapa komponen utama untuk mewujudkan program Madrasah Reform di Sulbar, di antaranya mewujudkan rencana kerja dan anggaran pembangunan madrasah berbasis elektronik, yang akan diwujudkan bersama,” kata Kepala Kanwil Kemenag Sulbar Syafruddin Baderung di Mamuju, Minggu (11/12).

Ia mengatakan, komponen lainnya adalah kebijakan dan pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk guru dan tenaga kependidikan di madrasah.

Selain itu, penguatan sistem untuk mendukung pengembangan kualitas madrasah serta penerapan sistem penilaian hasil belajar di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk seluruh peserta didik kelas 4 yang dilaksanakan secara nasional.

Ia meminta guru madrasah di Sulbar mendukung program Madrasah Reform dengan bekerja sebagai guru yang profesional, bersungguh sungguh, dan ikhlas.

“Guru madrasah harus memiliki tekad yang kuat dan menguasai teknologi digital. Kemenag Sulbar akan terus memberikan bimbingan teknis dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi guru madrasah,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa program Madrasah Reform dilaksanakan dengan dukungan Bank Dunia untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di seluruh Indonesia.

Menurut dia, program perencanaan pembangunan Madrasah Reform harus diperkuat dan matang, agar Madrasah Reform dapat diwujudkan.

“Program Madrasah Reform di Sulbar juga akan dilaksanakan dengan melakukan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) untuk menilai literasi, numerasi, dan sains madrasah,” katanya.

(Warto'i)