Yudi Latif
Yudi Latif

Saudaraku, janganlah semua ruang dan peluang kau masuki. Kebebasan berjelajah tak boleh membuatmu serakah. Sesungguhnya segala makhluk hidup memerlukan ruang hidup. Kebahagian bersama terengkuh manakala tumbuh kasih berbagi ranah.

Kuasa yang sehat tercipta dalam permainan timbal-balik di antara orang-orang yang merdeka. Satu sama lain bisa saling memengaruhi karena masing-masing punya ranah yang dikuasai.

Bila segala ranah, ekonomi, politik dan budaya, dikuasai satu pihak, hubungan kuasa bersifat satu arah. Segelintir orang menguasai segala ruang, menyingkirkan pihak-pihak lain ke tepian. Relasi kuasa tak bisa dibalik yang menjelmakan tirani.

Setiap orang harus menyadari hukum keseimbangan. Manakala arus balik terus dibendung, air yang tak menemukan saluran lama-lama akan meninggi. Dengan satu tiupan topan, gelombang tsunami anarki akan meluluhlantakkan segala dinding keserakahan.

Maka mulailah belajar menahan diri. Jika tak suka dipinggirkan, jangan meminggirkan. Jika tak suka dicubit, jangan mencubit.

Harus tahu batas kapan merasa cukup. Jika suka disayangi, bagikan kasih sayang pada yang lain. Sesungguhnya kerakusan itu laksana api yang akan membakar segala pencapain.

Makrifat Pagi, Yudi Latif

(As'ad Syamsul Abidin)