Bandung, Aktual.Com-GM PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana mengatakan PLN Distribusi Jawa Barat telah mempersiapkan sejuta sambungan untuk Kepala Keluarga (KK) tahun 2017, hal ini dilakukan sebagai untuk mengejar target rasio elektrifikasi 100% pada 2018 di di provinsi tersebut.

Saat ini kata dia sekitar 2 juta KK di Jabar masih belum terjangkau listrik, terutama di Jabar Selatan yang mencakup Pangandaran, Tasikmalaya, Cianjur dan Garut.

“Memang yang menjadi kendala utama itu bukan tidak adanya jaringan listrik, tapi karena minimnya akses jalan yang menghambat proses pemasangan sambungan,” jelas Iwan, Kamis (22/12/2016).

Dengan berat satu tiang listrik beton bisa mencapai 1.500 kg, kata Iwan ditambah ketiadaan akses jalan memadai tentu saja akan menyulitkan PLN dalam membangun jaringan untuk menyuplai listrik ke rumah-rumah warga. Pasalnya, kendaraan besar seperti truk tidak menembus masuk.

Dengan demikian PLN harus memanfaatkan cara manual dengan cara memikulnya, dan hal ini memerlukan proses pengerjaannya menjadi lama dan tidak mudah. Kedepan kata dia pihaknya akan mengkaji kemungkinan penggunaan tiang listrik yang terbuat dari besi yang lebih ringan.

“Risikonya menjadi tidak tahan lama dan harus sesering mungkin diperiksa,” terang Iwan.

Iwan mengaku merasa optimistis jika pihaknya dapat mencapai target senilai Rp45 triliun. Pasalnya hingga November 2016, pendapatan yang diterima telah mencapai Rp40 triliun.

Sementara total Penjualan Energi Listrik hingga November 2016 42,2 TWh dan  mengalami peningkatan sebesar 6,12%, dibandingkan dengan November tahun 2015 (yaitu sebesar 41,1 TWh ). Total penjualan energi listrik untuk pelanggan industri pada bulan November 2016 20,3 TWh meningkat sebesar 7,3 96 dibandingkan November 2015 (18,9 TWh).

Sedangkan total jumlah Pelanggan PLN Distribusi Jabar hingga November 2016, tercatat sebanyak 12.416.157 pelanggan, naik 5% dari pelanggan pada November pada tahun sebelumnya yang tercatat 11.814314 pelanggan.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs