Jakarta, Aktual.co — Masyarakat Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang ingin merayakan malam Tahun Baru disarankan mengantisipasi hujan yang berpotensi mengguyur kota itu.
“Ya, Sampit berpotensi hujan saat malam Tahun Baru,” kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Bandara Haji Asan Sampit, Yulida Warni di Sampit, Minggu.
Dua hari terakhir, hujan deras rutin mengguyur Sampit. Untungnya saat ini masih dalam suasana cuti bersama perayaan Natal sehingga tidak sampai terlalu mengganggu aktivitas masyarakat.
Intensitas hujan mulai meningkat sejak akhir November lalu menandai masuknya musim penghujan. Kondisi ini disambut gembira karena kebakaran lahan dan asap yang sebelumnya sangat mengganggu, kini tidak terjadi lagi.
Namun meningkatnya intensitas hujan juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di dataran rendah langganan banjir. Kekhawatiran juga muncul jika hujan turun saat malam pergantian tahun pada Rabu (28/12) malam nanti.
“Mudah-mudahan saja tidak hujan. Kalau malam tahun baru nanti hujan, jadi tidak ramai lagi. Nanti yang membeli terompet kami bisa sedikit, padahal kami mengharapkan keuntungan dari momen ini setahun sekali ini,” kata Yayat, salah seorang penjual terompet.
Artikel ini ditulis oleh:















