Surabaya, Aktual.com-Pernyataan La Nyalla Matalitti tentang adanya permintaan mahar dari Gerindra saat dirinya bakal maju di Pilgub Jatim 2018, bisa jadi akan berimbas pada dukungan suara Pilgub Jawa Timur 2018. Sedikitnya tujuh juta loyalis La Nyalla di Jawa Timur, dipastikan akan bersikap mengikuti langkah La Nyalla.

“Pak Nyalla sudah tidak mendukung Prabowo lagi. Tujuh juta penduduk Jawa Timur sebagai pengikut La Nyalla, akan golput di Pilgub ini.” tegas salah satu Ketua Timses La Nyalla yang juga loyalis, Lukman Ladjoni.

Tujuh juta itu, lanjutnya, bukan hanya dari orang-orang Pemuda Pancasila yang merupakan organisasi yang dipimpin oleh La Nyalla. Namun, juga rekan rekan La Nyalla. Ancaman ini bukan ‘sambal gertak’. Golput, bukan berarti tidak mendukung pesta demokrasi. Melainkan, bentuk protes atas bagaimana sikap partai yang selalu mengandalkan transaksisonal materi.

Lukman Ladjoni menambahkan, kalau pun ada loyalis La Nyalla yang ikut mencoblos saat pilgub. Pilihannya, tentu bukan paslon yang didukung Gerindra. Lukman Ladjoni mengatakan, dari awal sebenarnya La Nyalla sudah memahami adanya ketidak beresan.

Selain surat dari Gerindra yang mengintruksikan untuk mencariĀ  partai pendukung, juga nilai mahar yang terlalu besar. “Mencari partai itukan bukan orang per orang, tapi komunikasi antar partai. Kedua, mencari partai juga diberi deadline yang singkat. Ini kan namanya setengah hati.” tutupnya.

Pewarta : Ahmad H. Budiawan

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs