Pengamat Ekonomi Politik Faisal Basri.

 

Jakarta, Aktual.Com – Pengamat Ekonomi Politik Faisal Basri menyebut, investasi asing langsung (foreign direct investmeny/FDI) yang masuk ke Indonesia dinilai tidak berkualitas. lantaran investasi tersebut hanya berupa bangunan fisik.

“Realitasnya investasi itu tak berkualitas. Sebanyak 74 persen berupa bangunan apartemen dan mall. Itubtak menyerap produk dalam negeri,” cetus Faisal di Jakarta, Senin (23/1/2017).

Menurut dia, investasi yang dapat menyerap banyak tenaga kerja dan menggunakan produk lokal saat ini sangat minim.

“Jadi investasi yang berupa mesin dan equipment cuma 10 persen. Sehingga dampaknya industri manufaktur dan pertanian tak bertumbuh,” terang Faisal.

Padahal kata Faisal, seharusnya di saat serapan tenaga kerja dan produk lokal masih kurang pemerintah justru harus lebih fokus melakukan investasi ke sektor tersebut.

“Apalagi di banyak negara persaingan produk-produk terkadang terkendala aturan WTO (World Trade Organization). Makanya kita harus tingkatkan sektor pertanian. Tapi yang ada sektor pertanian paling rusak. Anggaran besar (untuk sektor pertanian), nyatanya petani tak ada yang sejahtera,” cetus Faisal.

Pewarta : Busthomi

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs