Kupang, Aktual.com – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Johanis Asadoma memerintahkan seluruh personel kepolisian baik di Polres-Polres dan Polsek untuk selalu memperketat pengamanan di pintu masuk.

“Sudah ada petunjuk dan arahan dari bapak Kapolda NTT yang dituangkan dalam telegram kepada semua jajaran untuk perketat pengamanan dan pengawasan,” kata Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna B di Kupang, Kamis (8/12).

Dia mengatakan hal ini menanggapi kasus bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada Rabu (7/12) pagi kemarin.

Dia mengatakan bahwa menanggapi petunjuk dan arahan dari Kapolda NTT tersebut Polresta Kupang Kota kemudian meningkatkan pengawasan di lingkungan Polresta dan Polsek.

Namun ujar dia sebenarnya pengamanan di wilayah Polresta Kupang Kota sendiri selama ini sudah menerapkan SOP pengamanan yang ketat bagi setiap orang yang masuk ke kompleks Polresta Kupang Kota.

Lebih lanjut kata dia, jajaran Polresta Kupang kota juga meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang merupakan kawasan keramaian.

“Seperti pusat perbelanjaan serta tempat-tempat yang menjadi titik kumpul masyarakat, ” tambah dia.

Polresta Kupang Kota juga ujar dia dalam beberapa hari terakhir ini juga sudah mengelar operasi pekat dengan menyasar sejumlah tempat-tempat hiburan di Kota Kupang.

Selain Polsresta Kupang Kota, Polres Manggarai Barat juga memperketat pengawasan orang yang masuk ke kawasan Polres tersebut.

Kepala Bagian Operasi Polres Manggarai Barat AKP Roberth M Bolle mengungkapkan, sesuai perintah Kapolres Mabar AKBP Felli Hermanto, seluruh jajaran harus mengintensifkan pengamanan di mako dan meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan melekat terhadap kehadiran seluruh anggota.

“Selalu siaga dan memperketat pengawasan kepada tamu atau masyarakat yang datang ke Polres maupun Polsek dengan teliti terhadap barang bawaan tas maupun ransel,” kata dia.

Dijelaskan AKP Roberth M Bolle, anggota yang melaksanakan tugas di penjagaan juga dibekali dengan alat metal detector, tujuannya untuk mendeteksi barang bawaan di dalam tas sebelum di buka untuk melakukan pengecekan.

(Warto'i)