Lhokseumawe, Aktual.com –  YD (43), Kepala Desa (Kades) Pulo Kito, Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, tega menebas warganya sendiri, Zurkarnaini (33), mengunakan sebilah parang/golok.

Akibatnya, korban mengalami luka bacokan di tangan kanan serta bagian tangan kiri nyaris putus.

Peristiwa itu terjadi saat korban sedang melintas di Jalan Line Pipa di Gampong Ujong Reuba, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Sabtu (29/8) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban pun harus menjalani perawatan intensif tim medis kesehatan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Buket Rata Lhokseumawe.

Sementara usai menganiaya korban, oknum kepala desa tersebut menyerahkan diri ke Polsek Meurah Mulia.

Namun hingga saat ini, aparat kepolisian masih menyelidiki motif dari pembacokan tersebut.

Kapolsek Meurah Mulia, Ipda Sirya Ikbal kepada sejumlah wartawan membenarkan peristiwa tersebut, bahwa setelah membacok korban oknum kepala desa juga langsung menyerahkan diri ke Polsek.

“Bersama pelaku kami turut mengamankan barang bukti sebilah parang. Sedangkan kasus ini sudah diserahkan ke Polres Lhokseumawe untuk proses penyelikan lebih lanjut,” terangnya.

Sementara Zulkarnaini (korban) kepada sejumlah wartawan menjelaskan, pelaku (oknum kepala desa) dengan sengaja dan terencana melakukan aksi pembacokan sendiri dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Pelaku sengaja mengikuti sejak awal di Gampong dengan sepeda motor plat merah hingga ke tempat sepi.

Ketika sampai di lokasi Ujong Reuba, pelaku langsung melakukan aksi pembacokan sebanyak empat kali.

“Parang juga sengaja ditebas ke bagian kepala dan leher, serta kedua tangan terluka parah hingga nyaris putus,” jelasnya.(RRI)

(Warto'i)