Jakarta, Aktual.co — Tentara Suriah yang didukung oleh milisi pro-rezim merebut kembali ladang gas Shaer di pusat kota Homs Kamis, televisi negara melaporkan, sepekan setelah kelompok milisi Negara Islam (IS) menyerbu bagian itu.
Mengutip sumber militer, televisi pemerintah mengatakan pasukan telah merebut kembali lapangan dan daerah sekitarnya. Laporan ini juga dikonfirmasi oleh Observatorium Suriah untuk kelompok pemantau HAM.
Bagian-bagian dari lapangan gas Shaer jatuh di bawah kendali IS pekan lalu, setelah serangan oleh milisi yang menewaskan sedikitnya 30 pejuang pro-rezim dan penjaga keamanan.
Ladang gas itu telah berpindah tangan sebelumnya, dan hanya direbut kembali oleh pasukan rezim pada Juli setelah IS berhasil menyerbu itu.
Setidaknya 270 orang tewas ketika kelompok jihad mengambil alih lapangan pada kesempatan itu, dan banyak dari mereka tentara serta pejuang pro-rezim yang dieksekusi oleh IS setelah ditawan.
Situs ini dekat situs arkeologi terkenal Palmyra.
Fasilitas minyak dan gas di Irak dan Suriah berusaha mencapai dana IS dengan target untuk berjuang merebut wilayah untuk “khalifah” Islam yang telah diproklamirkan.

()