Jakarta, Aktual.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyiapkan taruna Akademi Militer (Akmil) menjadi pemimpin di satuan tempur (Satpur) dan bantuan tempur (Banpur).

Gubernur Akmil, Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan sesuai kebijakan KSAD lulusan akademi militer nantinya menjadi pimpinan-pimpinan di Satpur maupun Banpur.

“Kurikulum sekarang sudah diubah oleh KSAD, para lulusan Akademi Militer ini akan disiapkan menjadi pimpinan-pimpinan di satuan tempur maupun banpur, itu merupakan kebijakan dari KSAD,” kata Mayjen TNI Dudung Abdurachman dikutip dari Chanel Youtube TNI AD, Senin (20/7).

Lebih lanjut, Dirdik Akademi Militer, Brigjen TNI Yudi Yulistyanto, menjelaskan kebijakan KSAD menambah Jenderal Andika Perkasa menambah kurikulum pendidikan baru khusus menghasilkan perwira-perwira untuk kecabangan utama, antara lain Infanteri, Kavaleri, Arhanud, Zeni, Cpn, dan CPM. ⁣

“Ini untuk mengisi satuan-satuan yang operasionalnya sangat tinggi dan dalam pengembangan secara organisasi maupun alutsistanya. Lulusan perwira nanti disiapkan untuk mengisi organisasi yang baru dan untuk memenuhi jabatan-jabatan yang tersedia di satuan tersebut,” kata Brigjen TNI Yudi Yulistyanto.⁣

Selain itu, Akmil juga telah menerapkan sistem pembelajaran e-learning atas arahan Menteri Pertahanan.

Peresmiannya juga telah dilakukan Menhan Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. ⁣

“Fasilitas e-learning yang akan memfasilitasi seluruh taruna untuk belajar. kemudian ke depan Akmil akan membangun smart Akmil sehingga akan terkoneksi keseluruhan sistem pembelajaran maupun sistem administrasi di Akmil ini dalam satu akses yang simple,” katanya.⁣

Akmil pun menerapkan pembelajaran hidup bagi tarunanya untuk membentuk karakter seorang pemimpin yang berintegritas tinggi, moral yang baik, serta loyalitas yang tinggi.

Mayjen TNI Dudung Abdurachman menekankan taruna harus memahami 11 asas kepemimpinan, 13 prinsip kepemimpinan, dan 16 sifat kepemimpinan.⁣

“Itu akan menjadi landasan saat mereka nanti menjadi pimpinan di lapangan,” ujarnya.⁣

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat memberikan pembekalan ilmu kepada TarunaAkademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (3/7) memuji langkah KSAD dalam pengembangan pendidikan di Akademi Militer.

“KSAD ini baru KSAD pertama yang membuat Akademi Militer hanya untuk kecabangan Satpur dan Banpur. Beliau siapkan TNI perwira-perwira dari Akademi Militer untuk jadi pemimpin medan pertempuran. Sekian puluh KSAD, baru satu KSAD yang punya pemikiran seperti ini,” kata Menhan Prabowo dalam ceramahnya di hadapan Taruna dan Taruni Akmil. (FSB)

(Tino Oktaviano)