Jakarta, Aktual.co — Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Studies ( IMES), Erwin Usman mengatakan, sudah semestinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan evaluasi dan reshuffle terhadap kinerja para Menterinya.

Ia pun menilai, jelang seratus hari kinerja pemerintahan Jokowi-JK, sejak pelantikan Kabinet Kerja pada Senin (27/10) lalu, hanya beberapa pembantu Menteri yang menujukkan kinerjanya. Selebihnya baru hanya sebatas menanggapi yang sifatnya kasusitik saja, seperti di bidang energi.

“Khusus di bidang energi, memang memasuki bulan ketiga jelang seratus hari, kita belum melihat suatu upaya-upaya fundamental untuk menuju gagasan Indonesia berdaulat di sektor energi, baik blue print maaupun master plain ke arah mana kita belum tahu, masih berupa serpihan-seprihan pernyataan yang sifaatntya kasusistik respon sana – respon sini, semuanya belum terintegrasi,” kata Erwin ketika dihubungi Aktual.co, di Jakarta, Sabtu (3/1).

Seharusnya, menurut Erwin, jelang 20 hari ke depan menuju 100 hari itu, Kementerian ESDM dan Pertamina sebagai top leading sektor energi ini mestinya bisa lebih fokus pada apa yang tercantum dalam nawa cita Jokowi, baik soal kedaulatan energi, membuat energi terbarukan, kemudian menghabisi mafia migas, dan memperdayakan badan-badan BUMN yang terintergrits dengan Minerba.

“Empat ini dari roh nawacita Jokowi, dan belum ada upaya yang berarti,” katanya lagi.

Lebih jauh, ia menyakini, bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu berani melakukan reshuffle terhadap para pembantunya. Ia pun berpadangan setidaknya, ada empat pembantu yang patut diganti oleh presiden.

“Mestinya (berani, red), ESDM,  pangan, BUMN, dan Menteri Keuangan. Apalagi bila pertumbuhan ekonomi kita kurang dari 6 persen pada tahun ini, saya setuju dengan para pengamat ekonomi, Menkeu yang harus diperiksa,” ujarnya.

“Jadi bila tidak ada performa di bidang energi, pangan, BUMN, keuangan dan bidang hukum mestinya kita setuju evaluasi, kempat orang ini diberi warning, dan saya setuju,” tandasnya.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang