Jakarta, Aktual.co — Membeli kendaraan bekas/second, bukan menjadi masalah, jika mengerti cara untuk membedakan yang mana yang masih “sehat” atau tidak. Dan hal itu perlu pengetahuan khusus dan uji tes pastinya.

Bagi Anda yang ingin membeli kendaraan bekas, jangan hanya terpukau dengan kondisi fisiknya saja, tapi juga harus diperhatikan kondisi mesinnya. Hal ini agar tidak menyusahkan Anda kedepannya, karena kendaraan yang Anda beli sering keluar masuk bengkel, karena sering ngadat.

Untuk bisa mengetahui kondisi mesin kendaraan yang akan dibeli, masih bagus atau tidak, ada cara yang cukup sederhana untuk mengetahuinya, yaitu dengan melakukan tes warna oli yang muncul saat pergantiannya.

Dari hasil tes ini, Anda bisa mengetahui bagian-bagian mana dari mesin kendaraan yang Anda beli, yang mengalami kerusakan, terutama pada silinder kop.

Namun, untuk bisa melakukan pengetesan seperti itu, Anda harus datang ke bengkel, yang memiliki alat untuk tes warna oli, Silinder LeakageTester (SLT).

Dari hasil itu, biasanya akan ada tiga warna yang keluar dari oli tersebut. Yang pertama adalah, warna coklat kekuningan, putih pekat dan hitam.

Jika oli yang keluar berwarna coklat kekuning-kuningan, berarti kendaraan Anda baru menempuh jarak sekitar 1000-2000 km. Dengan tipikal warna seperti ini, mobil masih bisa dikatakan sehat dan normal belum ada kerusakan.

Kalau oli sudah berwarna hitam, ada dua kemungkinan yang terjadi pada kendaraan tersebut, bisa saja kendaraan itu baru menempuh perjalanan yang amat jauh, dan bisa juga, memang oli itu jarang diganti atau ada kemungkinan ada kerusakan mesin. Kalau menemukan hal ini, ada baiknya untuk mengecekkan kendaraan Anda ke bengkel.

Terakhir, jika oli berwarna putih, berarti oli sudah bercampur dengan air. Kalau seperti ini, berarti ada kemungkinan ada yang tidak beres dengan mesin Anda. Segera periksakan mobil Anda ke bengkel jika tidak ingin mengeluarkan uang banyak untuk kerusakan yang lebih parah.

()