Jakarta, Aktual.co —Pengamat politik dan ekonomi Dradjad Wibowo menilai bahwa tim ekonomi Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih amatiran, baik yang berada di istana maupun di kabinet.

“Mungkin mereka doktor, lulusan luar negeri, lulusan universitas hebat, mungkin jago dibukunya (teori), tapi ini Indonesia Bung, Anda harus tahu jalanan. Anda harus mengerti apa yang terjadi di jalanan, lubang-lubangnya, jalan tikusnya, Anda harus tahu,” ujar Dradjad di Jakarta, ditulis Jumat (1/5).

Meski begitu, Dradjad mengaku tidak dalam posisi mendorong reshuffle, namun yang ingin ditegaskan dalam hal ini negara yang sedang dipertaruhkan, dampaknya dirasakan langsung oleh rakyat. Ia mencontohkan seperti persoalan bahan bakar minyak (BBM) dan pajak.

“Karena Jokowi sudah mengambil subsidi BBM rakyat. (Harusnya) jangan lagi mengejar-ngejar pajak pribadi rakyat untuk menutupi kurangnya penerimaan negara,” tegas mantan wakil ketua DPP PAN itu.

Ia mengemukakan bahwa penerimaan negara telah anjlok, yang biasanya mencapai 20-25% menjadi hanya mencapai 13%.

“Kondisi ini membuat Indonesia mudah digoyang pasar. Bahkan, vonis dari pelaku pasar luar negeri menilai pemerintah tidak kompeten,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh: