Jakarta, Aktual.co — Tim Implementasi Reformasi DPR yang dibentuk pada 9 februari lalu untuk membenahi parlemen nampaknya mulai bekerja.
Ketua tim yang juga Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan ada tujuh program yang akan dilaksanakan oleh tim reformasi. Pertama, dimulai dengan pembangunan alun-alun reformasi.
“Sebuah plaza reformasi bagi publik,” ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/5).
Fahri menuturkan, alun-alun tersebut nantinya menjadi tempat unjuk rasa dan peyampaian aspirasi publik terbesar di Indonesia. “Fasilitas ini yang pertama dibangun,” ucapnya.
Selanjutnya, lanjut Fahri, pembangunan museum dan perpustakaan. Pembangunan museum tersebut akan menggunakan gedung bundar yang lama sebagai cagar budaya. Yakni, gedung parlemen yang atapnya berwarna hijau.
“Dengan menjadikannya ikon nasional mendunia yang kaya pengetahuan,” tuturnya.
Ketiga, akan dibangun akses publik ke gedung DPR. Itu mempermudah tamu dan publik mengunjungi fasilitas di DPR, seperti museum, perpustakaan, dan ruang sidang.
“Kita punya museum dan perpus tapi saya yakin banyak yang tidak tahu,” kata Fahri.
Lalu, ada pusat pengunjung. Tempat tersebut nantinya berada di basement. Disana akan didirikan pula restoran, souvenir, bank, dan lainnya.
Kelima, dibangunnya ruangan pusat pengkajian legislasi dan RUU. “Ini sudah dapat keppres dari presiden,” jelasnya.
Pembangunan ruangan pusat pengkajian legislasi dan pusat pengkajian penelitian berlaku sama untuk semua anggota DPR dna staf pendukung.
Saat ini, kata Fahri, pembangunan tidak terstruktur. Banyak anggota DPR yang memodifikasi ruangannya. “Nanti ini harus distandarisasi,” kata dia.
Tahap terakhir, integrasi kawasan. “Akan jadi ikon baru. Akan jadi tempat kunjungan WNI dan WNA sebaabgai pengetahuan memori kolektif bangsa.”
Pembangunan tersebut akan dilakukan secara bertahap di periode pemerintahan saat ini. Hal tersebut sudah dibicarakan oleh sejumlah elemen, seperti mahasiswa, pakar arsitek, budayawan, sejarawan. Semua elemen tersebut setuju dengan reformasi di DPR.

Artikel ini ditulis oleh: