Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa, didampingi Forpimda Jember saat diwawancara awak media. Foto: Aktual/Aziz.
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa, didampingi Forpimda Jember saat diwawancara awak media. Foto: Aktual/Aziz.

Jember, Aktual.com – Pasca Banjir bandang yang melanda di Perumahan Bumi Mangli Permai, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Jember dengan melihat langsung dampak banjir kiriman yang terjadi.

kedatangan Gubernur disambut oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo dan Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Batara C Pangaribuan, serta sejumlah tim BPBD dari Propinsi dan Jawa Timur, pada Senin (10/01) sore.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur dengan didampingi jajaran Forkopimda Jember melihat secara langsung sungai Semangir yang menjadi penyebab banjir, serta mendata kebutuhan warga untuk penanganan pasca banjir yang terjadi di Jember.

“Hari ini Jatim kembali berduka, dimana bencana banjir bandang menerjang perumahan Bumi Mangli, dan kami melakukan assesment dengan memerintahkan Dinas SDA untuk melakukan penanganan-penanganan agar banjir tidak terjadi lagi,” ujar Gubernur kepada sejumlah wartawan.

Tak hanya itu, Pada Kesempatan tersebut juga mengingatkan kepada masyarakat di Jawa Timur dan Jember khususnya, bahwa sesuai dengan prediksi dari BMKG (Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika), bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi fenomena La Nina.

Dimana fenomena La Nina ini bisa menyebabkan bencana tanah longsor, bencana puting beliung, dan bencana banjir, dan banjir yang melanda Jember ini bagian dari La Nina yang melanda Indonesia, oleh karenanya, pihaknya menghimbau kepada warga untuk tetap waspada adanya fenomena ini.

“Saat ini memang kita sedang waspada terhadap bencana La Nina yang terjadi di Indonesia, dimana La Nina ini bisa bentuk longsor, puting beliung, banjir bandang, dan banjir di Kabupaten Jember ini bagian dari fenomena tersebut, oleh karenanya kami menghimbau kepada masyarakat di Jawa Timur untuk selalu waspada dengan melakukan persiapan sejak dini,” Jelas Gubernur Jatim.

Selain melakukan peninjauan rumah-rumah warga yang terkena banjir bandang di Perumahan Bumi Mangli, dan melihat kondisi sungai Semangir, Gubernur juga diagendakan memberikan santunan kepada ahli waris korban yang meninggal akibat terseret arus sungai Dinoyo yang meluap.

“Nanti habis Magrib, kami juga akan memberikan santunan kepada 3 ahli waris yang terkonfirmasi meninggal karena banjir, serta meminta kepada Bupati agar melakukan pendataan terhadap kebutuhan rumah-rumah warga yang rusak akibat banjir, nanti Pemkab dan Pemprop akan bahu membahu membenahi rumah warga yang rusak akibat banjir bandang tersebut,” tutur Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan jika saat ini pihak Pemprop melalui Dinas BMSDA (Bina Marga dan Sumberdaya Air) sudah menyiapkan bronjong kawat untuk penanganan sungai yang jebol dan menerjang warga. “Saat ini dinas BMSDA Jatim sudah perjalanan membawa bronjong kawat dan juga alat berat eskavator untuk penanganan banjir di Jember,” ungkap Gubernur.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto, mengucapkan terima kasih kepada intansi terkait yang telah bergerak cepat dalam memberikan bantuan penanganan bencana banjir yang terjadi di Perumahan Bumi Mangli, sehingga penanganan bisa ditangani langsung untuk mempercepat pemulihan pasca bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada instansi TNI Polri, BPBD Jatim dan juga ibu Gubernur yang telah membantu dalam penanganan bencana dan pasca bencana yang terjadi di perumahan Bumi Mangli, sehingga gotong royong penanganan terhadap korban banjir langsung teratasi,” pungkasnya.

(Aminudin Aziz)

(A. Hilmi)