Jakarta, Aktual.co — Air Conditioner (AC) di dalam kendaraan roda empat, memang sudah tidak bisa dipisahkan. Pasalnya, alat tersebut merupakan penyejuk bagi pengendara dan penumpang yang berada di dalam kendaraan tersebut.

Namun, jika perawatan AC itu tidak baik, maka akan timbul berbagai macam kerusakan pada sistem evaporator. Salah satunya adalah, bau yang kurang sedap. Sehingga tidak membuat nyaman pengemudi dan penumpang di dalam kendaraan itu.

Untuk mengatasi bau yang tak sedap yang ditimbulkan oleh evaporator, ada dua cara, yakni mencuci evaporator dengan air anti biotik, dan kedua bisa digunakan wewangian aroma terapi.

“Bau itu (yang ditimbulkan oleh evaporator) adalah bau kuman, karena evaporatornya kotor,” ujar pengasuh bengkel spesialis AC, Ari ADS kepada Aktual.co, Senin (27/10).

Selain itu, evaporator juga memiliki batas waktu pemakaian, yakni lima tahun. Nah, jika evaporator sudah memasuki usia lima tahun, maka akan timbul masalah-masalah yang lebih serius, salah satunya adalah, udara yang dihasilkan kurang dingin.

Memang ada tanda khusus dengan munculnya tanda ini, berarti terjadi kebocoran freon. Jika tanda-tanda itu terjadi, tidak ada salahnya untuk mengecek kondisinya di bengkel khusus AC.

Untuk membuktikan bahwa terjadi kebocoran, Anda bisa melihat sendiri saat komponan AC dibongkar. Lihatlah evaporator yang sudah diambil. Tanda kebocoran ini akan muncul dengan adanya cairan semacam minyak pada evaporator.

“Bisa di las atau ganti komponen (evaporator),” jelas Ari.

()