Ilustrasi Gambar: MIZUNO BADMINTON (Foto: Istimewa)

Jakarta, Aktual.com – Badminton merupakan salah satu cabang olahraga yang populer di Tanah Air. Pertandingannya kerap disiarkan langsung di berbagai televisi, jadi peminatnya datang dari berbagai kalangan. Karena itulah, banyak orang juga menjadikannya sebagai hobi atau pilihan jenis olahraga. Apalagi, badminton terbilang cukup mudah dan biayanya murah.

Alat yang digunakan adalah raket dan shuttlecock (kok). Lapangannya bisa menyewa atau tempat lapang di sekitar lingkungan rumah. Merek raket yang bisa dipilih banyak, contohnya dari Mizuno Badminton. Tidak hanya raket, Anda bisa beli tas olahraga, shuttlecock, sampai grip.

Seri raket dari Mizuno Badminton juga sangat beragam, mulai dari Altrax, Caliber, Fortius, sampai yang terbaru Luminasonic. Selain mempertimbangkan merek, ada banyak tips lainnya yang bisa Anda lakukan untuk bisa memilih raket yang tepat untuk pemula.

 

1. Pilih Raket dengan Gagang Lentur

Bagi seorang pemula yang masih belum menguasai teknik badminton, sebenarnya bisa pilih raket mana saja. Tetapi supaya permainan yang dilakukan tetap nyaman, perhatikan dari sisi kelenturan raket yang dipilih. Jenis kelenturan raket ada tiga, yaitu fleksibel, limited flexibility, dan juga minimum flexibility.

Bagi pemula yang perlu melemaskan tangan terlebih dahulu, memilih gagang raket yang fleksibel sangat disarankan. Jadi bisa digunakan untuk bertahan atau menyerang. Raket jenis ini akan memfokuskan tenaga di pusat pergelangan tangan, jadi akan membuatnya terbiasa bergerak dahulu, bisa meminimalisir cedera.

Barulah nanti jika dirasa sudah cukup mahir, bisa memilih limited flexibility atau minimum flexibility. Bagi yang gemar menyerang, gagang raket dengan kelenturan minimum flexibility akan membuat serangan semakin garang.

 

2. Ambil Berat Raket yang Sesuai

Hal lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah pemilihan berat raket. Berat raket ini biasanya ditandai dengan logo “U” yang berada di bagian bawah gagang atau pegangan. Semakin banyak U, maka makin ringan. Berikut berat raket yang berlaku di pasaran:

  • U sama dengan ukuran 95-99 gram
  • 2U sama dengan ukuran 90-94 gram
  • 3U sama dengan ukuran 85-89 gram
  • 4U sama dengan ukuran 80-84 gram
  • 5U sama dengan ukuran 75-79 gram
  • 6U sama dengan ukuran 70-74 gram.

Bagi pemula, semakin ringan raketnya akan membuat pergerakan makin lincah. Barulah nanti jika sudah piawai melakukan berbagai teknik, bisa memilih yang berat. Berat raket yang banyak dipilih adalah rentang 3U sampai dengan 6U.

 

3. Cek Ukuran Pegangan Raket

Selain berat, Anda juga perlu mempertimbangkan ukuran pegangan raket. Jika berat ditandai dengan huruf “U”, maka ukuran pegangan ditulis dengan “G”. Ini tergantung juga dengan ukuran tangan. Berikut ukuran yang bisa dipilih;

  • G1 memiliki ukuran 4 inci
  • G2 memiliki ukuran 3,75 inci
  • G3 memiliki ukuran 3,5 inci
  • G4 memiliki ukuran 3,25 inci
  • G5 memiliki ukuran 3 inci
  • G6 memiliki ukuran 2,75 inci.

Dari banyaknya ukuran tersebut, paling umum berada di pasaran adalah G5 dan G4. Namun tergantung dengan ukuran tangan juga, usahakan untuk tidak terlalu besar atau kekecilan supaya nyaman saat digenggam.

 

4. Perhatikan Jenis Kepala Raket

Lihat juga dari jenis kepala raketnya, yaitu head heavy (berat), head light (ringan), dan even balanced (seimbang). Ketiga jenis kepala raket tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Namun bagi yang masih pemula, disarankan untk yang even balanced karena bisa digunakan untuk bertahan atau menyerang.

Selanjutnya, jika Anda merupakan tipe penyerang yang senang melontarkan smash ke arah lawan main, bisa pilih head heavy. Dengan pilihan raket ini akan membuat lontaran shuttlecock jadi akurat dan lebih kuat. Namun ayunannya lebih lambat karena kepalanya cukup berat.

 

5. Perikasa Bentuk Kepala Raket 

Bentuk kepala juga perlu masuk ke dalam seleksi. Supaya Anda bisa mendapatkan raket ideal yang bisa menaklukkan lawan dengan mudah. Sejauh ini ada dua bentuk kepala raket, yakni Isometrik dan Konvensional. Bentuk Isometrik sendiri cenderung kotak atau persegi di bagian atas. Konvensional adalah oval atau lonjong.

Kedua bentuk raket sama-sama memiliki keunggulan untuk memantulkan shuttlecock. Tinggal pilih sesuai selera. Namun sekarang, kebanyakan raket bentuk kepala oval yang mendominasi pasaran. Tapi bukan berarti raket bentuk kepala kotak tidak ada sama sekali.

 

6. Pilih Murah Tidak Masalah

Sebenarnya, karena masih pemula banyak hal yang perlu Anda kuasai terlebih dahulu dibandingkan memilih raket. Jadi, apapun merek raket yang dipilih sebenarnya tidak masalah selagi masih nyaman untuk digunakan. Bahkan raket merk murahan pun juga tidak masalah.

Namun tentu saja, jika ada budgetnya dan ingin konsisten melakukan bulu tangkis ke depannya, pilih merek-merek raket yang menyajikan kualitas bagus. Seperti yang sudah direkomendasikan sebelumnya, Anda bisa beli raket dari Mizuno Badminton yang bisa dibeli di Blibli. Bahkan koleksi terbarunya eksklusif bisa dibeli di Blibli.

Terapkan tips di atas jika membeli ingin membeli raket untuk pemula. Jika berencana untuk membeli secara online, ada baiknya untuk survei terlebih dahulu secara offline ke toko-toko terdekat. Nantinya, Anda bisa memastikan berat dan bentuk raket dengan saksama. Jika beli secara online, jangan ragu untuk melihat berbagai review dari para pembeli sebelumnya.

(Nurman Abdul Rahman)