Jakarta, Aktual.co — Setelah ditunjuk dan akan segera dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memilih mundur dari jabatan Sekjen PDI Perjuangan. Dia pun mengaku akan fokus kerja di Kemendagri. 
“Secepatnya saya sebagai Sekjen partai akan lapor kepada Ibu Ketua Umum (Megawati). Karena arahan presiden kan harus fokus kerja,” kata Tjahjo, Senin (27/10).
Menurut Tjahjo siapa pengganti Sekjen sepenuhnya diserahkan kepada Ketua Umum Megawati. Tjahjo mengaku belum tahu siapa nama Sekjen yang baru.
“Penunjukan Plt Sekjen, oleh ibu ketua umum, karena awal tahun depan kan sudah kongres,” kata dia. (Baca: Pramono Anung Gantikan Tjahjo Kumolo Sebagai Sekjen PDIP)
Sebelumnya,  Setelah ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri oleh Presiden Joko Widodo, politikus senior yang juga Sekjen DPP PDI Perjuangan Tajahjo Kumolo dipastikan mundur dari jabatannya.
Hal itu dikatakan oleh juru bicara PDIP Eva Kusuma Sundari, saat dihubungi, Minggu (26/10).
Menurut Eva, posisi Sekjen yang sebelumnya diduduki Tjahjo akan digantikan oleh Wasekjen PDIP Pramono Anung, yang juga bekas Wakil Ketua DPR RI itu.
“Pak Sekjen (Tjahjo) mundur, digantikan sama Pak Pramono (Anung),” kata dia.
Sedangkan Wasekjen PDI Perjuangan Pramono Anung buka suara soal dirinya tak terpilih menjadi menteri di Kabinet Kerja Jokowi-JK. Menurutnya, dirinya sejak minggu lalu sudah tahu tak menjadi menteri.
“Teman-teman yang baik, saya mengetahui tidak menjadi menteri pada hari Kamis karena ada penugasan lainnya dari Mbak Mega (Ketum PDIP Megawati) dan saya menerimanya, thanks,” tulis Pramono di twitter-nya @pramonoanung, Minggu (26/10).
Namun dirinya tak menjelaskan tugas apa yang akan dipikulnya.

()