Jakarta, Aktual.com – Menyikapi terjadinya kasus penusukkan dua anggota Brimob di Jakarta, Jumat kemarin, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berpendapat segala bentuk teror yang ditujukan terhadap aparat keamanan harus dilawan.

“Teror terhadap aparat keamanan harus dilawan oleh seluruh masyarakat, tidak hanya oleh aparat kepolisian,” tegas Tjahjo, di Jakarta, Sabtu (1/7).

Demi melawan segala macam teror, dirinya berpendapat, hal tersebut harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Hal itu juga perlu dilakukan jajaran intelijen, TNI, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat demi melawan segala macam bentuk teror terhadap masyarakat dan negara,” cetus Tjahjo.

Untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan terpadu untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai ancaman, Tjahjo mengatakan dukungannya atas segala tindakan yang akan diambil Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Sebelumnya diberitakan terjadi kasus penusukan dua anggota Brimob saat usai menunaikan Ibadah Shalat Isya di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan, Jumat (30/6) malam.

Disisi lain sebut Tjahjo jajaran Satpol PP harus ambil bagian dalam pengamanan wilayah di bawah koordinasi kepolisian setempat dan ditingkat RT/RW Kelurahan/Desa harus dimulai diaktifkan siskamling warga setempat mencermati keadaan lingkungan.

“Jajaran Kemendagri khususnya jajaran Pemda provinsi, kabupaten/kota meningkatkan koodinasi Forkompimda (forum komunikasi pimpinan daerah) bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat setempat,” tandas Tjahjo.

Pewarta : Agustina Permatasari

(Bawaan Situs)