Warga berdoa di makam keluarga saat melakukan ziarah kubur di TPU Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Kamis (25/5/2017). Tradisi ziarah kubur tersebut dilakukan warga menjelang bulan Ramadan untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat, dipadati lebih dari 10 ribu peziarah pada hari kedua Lebaran 2018, Sabtu, yang juga membuat lalu lintas di Jalan Penjernihan dan Jalan K.H Mas Mansyur macet total.

Kemacetan di pintu masuk TPU seluas 16,2 hektare itu sudah terjadi sejak pukul 09.00 WIB dan diperkirakan peziarah yang datang akan semakin banyak hingga Sabtu sore.

“Hari ini perkiraan sudah melebihi 10 ribu pengunjung, dan puncak waktunya biasanya siang ini jam 12.00 WIB. Akibat padat, mobil tidak bisa parkir di dalam, tapi di luar, hanya motor yang di dalam,” kata Dairi, Petugas Keamanan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (16/6).

Dairi, yang pada Lebaran tahun lalu juga berjaga di beberapa TPU di Jakarta, mengatakan padatnya jumlah peziarah akan terus terjadi hingga tiga hari setelah Lebaran atau, Minggu (17/6).

Berdasarkan pantauan di lapangan, banyaknya mobil yang parkir di bahu Jalan Penjernihan menyebabkan kemacetan di persimpangan Penjernihan dan Jalan K.H Mas Mansyur, Jakarta. Dairi mengakui tak bisa berbuat banyak, karena memang jumlah peziarah yang datang sangat membeludak.

“Jumlah makam di sini saja puluhan ribu makam, maka itu peziarah yang datang pun sangat banyak. Kami hanya berjaga di dalam. Urusan yang di luar TPU, bukan tanggung jawab kami,” ujarnya.

Dengan banyaknya peziarah, Dairi menyebutkan jumlah petugas keamanan yang berjaga pun ditambah menjadi tujuh orang setiap hari di dua pos pintu masuk pada musim Lebaran. Dua pintu masuk itu adalah pintu masuk Jalan Penjernihan dan pintu masuk Jalan KH. Mas Mansyur.

Peningkatan postur keamanan itu juga untuk mengantisipasi tindakan kejahatan seperti aksi premanisme di sekitar TPU yang memiliki lahan terluas kedua di Ibu Kota.

“Namun sejak hari pertama Lebaran kemarin, tidak ada laporan soal gangguan keamanan,” kata Dairi.

(Ismed Eka Kusuma)