Malang, aktual.com – Ratusan Aremania berkumpul di Stadion Gajayana, Malang sambil menyalakan lilin sebagai bentuk duka atas meninggalnya ratusan supporter Aremania di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Perwakilan Aremania Gus Durian, Dersey mengatakan bahwa perkumpulan supporter Aremania dilakukan secara spontan sekaligus untuk menuntut pertanggungjawaban atas tragedi di Kanjuruhan.

“Harus ada yang bertanggung jawab, siapapun itu namanya Panpel atau siapapun. Sampai terjadi insiden terbunuhnya Aremania harus ada yang bertanggung jawab. Karena tidak mungkin (terjadi) insiden seperti itu apabila tidak ada yang menggerakkan, dan kita betul-betul ingin proses hukum berjalan seadil-adilnya terhadap dulur-dulur kami yang meninggal,” kata Dersey, Minggu (2/10).

Ia menegaskan bahwa Aremania tidak akan mundur hingga proses hukum berjalan dengan baik.

“Kami tidak akan mundur sejengkal pun, sampai proses hukum dan siapapun yang bisa menjadi tersangka, yang bertanggungjawab tragedi itu ditindak seadil-adilnya. Dan siapapun yang terlibat harus dibuka terang benderang, sebelum temen-temen Arema ini bergerak dengan cara-cara yang tidak prosedural,” ujarnya.

Jika dalam waktu 7 hari, ia menegaskan akan turun ke jalan dan tidak bertanggung jawab jika Aremania melakukan tindakan di luar prosedural.

“Kalau 7 hari tidak ada tersangkanya. Kita turun ke jalan, dan saya tidak bertanggung jawab kalau teman-teman ini bergerak di luar prosedural,” ujarnya menegaskan.

(Rizky Zulkarnain)