Donald Trump

Jakarta, Aktual.Com-Presiden AS Ke 45 Donald Trump, kembali membuat aturan kontroversi, kali ini presiden tertua AS tersebut menginstruksikan ke Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) untuk menghapus segala informasi terkait perubahan iklim yang terdapat dalam situs resminya, seperti diungkap salah seorang pegawai terkait belum lama ini.

Upaya tersebut dinilai sebagai usaha Trump menghapus kebijakan perubahan iklim yang di buat oleh mantan Presiden AS Barack Obama, dimana bagian perubahan iklim sebelumnya memuat banyak tautan terkait riset pemanasan global dan informasi mengenai emisi.

Pemerintah telah memerintahkan lembaga itu menghapus informasi mengenai perubahan iklim dalam lamannya, sebut EPA ke pegawainya, Selasa (25/1/2017). Dan penutupan situs resmi paling cepat Rabu, kata sumber terkait.

“Jika laman perubahan iklim ditutup, hasil kerja kami selama bertahun-tahun akan hilang,” keluh salah satu pegawai EPA.

Sejumlah pegawai berupaya menyelamatkan informasi itu dengan memasukannya ke dalam laman lain, atau meyakinkan pemerintah Trump agar mempertahankan sebagian data tersebut.

Sementara itu menurut Myron Ebell, pejabat yang ditunjuk untuk mengawasi transisi EPA mengatakan, kebijakan itu tidak mengejutkan.

“Tebakan saya, bagian itu akan ditutup, tapi tautan dan informasi lain masih tersedia,” katanya.

Trump sendiri tealah menunjuk Jaksa Agung Oklahoma, Scott Pruitt sebagai petinggi EPA. Pruitt dikabarkan sempat menggugat EPA selama 14 tahun sebelum Trump menjabat sebagai Presiden AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs