Jakarta, Aktual.co — Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Haryono Umar menyatakan banyak pekerjaan rumah yang mesti dibenahi pelaksana tugas (plt) Ketua KPK, Taufiquerahman Ruki. Salah satunya membenahi internal lembaga anti rasuah tersebut.
“Makanya salah satu tugasnya Pak Ruki cs ini ialah memperbaiki itu. Pertama, memperbaiki secara internal, kemudian bagaimana bisa menjadi lebih baik,” ujar Haryono, usai bertemu para pimpinan KPK, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/3)..
Ia mengatakan, perlu adanya ketegasan dalam aturan diinternal KPK. Ia mencontohkan, soal asas kolektif kolegial putusan pimpinan.
“Ada yang beranggapan harus dari sana (Polri), sedangkan di KPK ini kan ada penyidik sendiri. Kemudian kolektif kolegial, itu bagaimana umpamanya tinggal dua (pimpinan) masih tetap dikatakan kolektif. Itu harus diperbaiki, kalau tidak akan seperti ini terus,” tambah Haryono.
Selain itu, menurut dia, Ruki pun mesti memperbaiki hubungan dengan para penegak hukum. Salah satunya, sambung dia, menghidupkan lagi mekanisme kordinasi supervisi.
“Koordinasi dengan penegak hukum lain supaya tidak lagi terjadi hal-hal seperti demikian terutama untuk penguatan payung hukum,” kata dia.
Artinya, menurut Haryono harus ada aturan jelas agar KPK dapat bekerja dengan nyaman dan tidak melanggar hukum.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby

















