Kepada Pemerintah Indonesia, GPMI meminta peran aktif pemerintah Indonesia agar kejahatan kemanusiaan yang telah terbunuh ratusan dan bahkan ribuan orang terbunuh dalam tahun tahun terakhir bisa dihentikan.

“Rasa kemanusiaan Kaum buruh terpanggil melihat penderitaan yang dialami oleh saudara saudara kita di Rohingnya. Atas nama Keadilan, Buruh juga meminta PBB untuk segera menangkap para penjahat kemanusiaan yang telah membunuh dan membiarkan pembantain etnis Rohingnya terjadi,” lanjut Mirah.

Dalam kesempatan ini, Herry Hermawan yang juga merupakan Presidium GPMI menegaskan, bahwa buruh Indonesia meminta Presiden Jokowi turun langsung dan bersikap tegas dengan terlibat aktif dalam penyelesaian permasalahan di Myanmar tersebut.

Dadangsah Dapunta

Artikel ini ditulis oleh:

Dadangsah Dapunta
Wisnu