Medan, Aktual.co — Negara Republik Tunisia menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Provinsi Sumatera Utara. Terutama bidang pertanian dan pariwisata.

Hal ini terungkap dalam kunjungan kehormatan duta besar Republik Tunisia Mr Mourad Belhassen ke Pemerintah Provinsi SUmatera Utara yang diterima oleh Plh Sekdaprovs R Sabrina di Kantor Gubernur Sumut, jalan Diponegoro, Medan, Selasa (5/5).

“Kami sangat ingin bekerja sama secara ekonomis. Tidak hanya di Jakarta tapi juga provinsi-provinsi lain di Indonesia termasuk Provinsi Sumut,” kata Mourad.

Untuk itu, lanjutnya, pemerintah Tunisia siap mendatangkan para pengusaha dari Tunisia melihat peluang yang ada dan berinvestasi di Sumut.

Mourad menambahkan, dari kunjungannya beberapa waktu lalu ke Kadin, para anggota Kadin sangat antusias untuk mengadakan kunjungan Tunisia. Karena, banyak potensi di Tunisia yang mungkin bisa digarap secara ekonomis.

“Banyak kesamaan antara Indonesia dan Tunisia dan saya melihat banyak potensi di Provinsi Sumut. Salah satunya infrastrukturnya jauh lebih baik,” katanya.

Menurut dia, Tunisia memiliki kesamaan di bidang pertanian terutama industri sawit. Sehingga di negara tersebut cukup banyak usaha yang fokus mengembangkan produk kelapa Sawit.

Sementara Plh Sekdaprovsu R Sabrina mengatakan pihaknya mengharapkan Tunisia dapat berinvestasi dalam pemenuhan kuota gas baik untuk industri maupun non industri terutama kebutuhan masyarakat.

“Kami siap untuk memberikan informasi yanhg dibutuhkan tentang potensi-potesi Sumut,” katanya.

Apalagi, lanjut Sabrina, Sumut mempunyai prospek besar, karena secara nasional Sumut merupakan pusat pertumbuhan perekonomian dan infrastruktur yang mendukung di sektor industri.

“Peluang investasi contohnya kawasan Khusus Sei Mangke yang berbasis kelapa sawit,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka