Jakarta, Aktual.com – Gerakan Rakyat Untuk Keadilan (Gerak) kembali menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (4/1).

Koordinator Aksi Gerak, Ello Ahmad mengatakan, aksi lanjutan ini untuk mendorong KPK untuk segera memeriksa Ketua Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh dan Jaksa Agung HM. Prastyo.

“Hari ini kami datang untuk mendorong KPK untuk segera memeriksa dua orang (Surya Paloh dan HM. Prasetyo) ini. Karena kami menduga kuat terlibat dalam kasus dana bansos Sumatra Utara,” ucapnya di sela orasi depan KPK, Senin (4/1).

Ahmad meneruskan, bahwa KPK dalam kepemimpinan baru di bawah Agus Rahardjo hingga kini belum tersentuh proses hukum.

“KPK menurut kami di pimpinannya yang baru sangat lamban dalam memeriksa kedua orang ini. Mereka berdua ini masih jauh dari sentuhan penegakkan hukum di negeri ini,” imbuhnya.

Oleh karena hal tersebut, Ahmad mengatakan bahwa keadilan hukum di negeri ini tajam ke atas dan tumpul ke bawah.

“Keadilan seakan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Menurut kami KPK terkesan tebang pilih dalam kasus korupsi dana bantuan sosial Provinsi Sumatra Utara,” tandasnya.

Dalam aksi itu sendiri, hampir seratus orang berjejal di depan pintu masuk KPK. Mereka membentangkan spanduk dan poster. Selain itu pula mereka membawa dua pocong putih yang berwajah Surya Paloh dan HM. Prastyo sebagai simbol matinya penegakkan hukum kepada kedua orang ini.

()