Beranda Internasional Turkiye: Yunani Terus Langgar HAM Minoritas Bangsa Turki di Trakia Barat

Turkiye: Yunani Terus Langgar HAM Minoritas Bangsa Turki di Trakia Barat

Ankara, aktual.com – Menteri Luar Negeri Turkiye, Mevlut Cavusoglu mengatakan Yunani tidak mengakui komunitas Turki yang tinggal di Trakia Barat sebagai etnis minoritas sehingga tindakan tersebut pun melanggar perjanjian internasional utama.

“Yunani terus melanggar Perjanjian Lausanne dan hak asasi manusia minoritas Turki. Saudara-saudara kita di Trakia Barat tidak pernah dan tidak akan pernah sendirian!” kata Cavusoglu di Twitter, Kamis (9/12) kemarin.

Pernyataan Cavusoglu muncul setelah dia bertemu dengan anggota dewan penasihat Minoritas Turki Trakia Barat di ibu kota Turkiye, Ankara.

Sebagai informasi, wilayah Trakia Barat adalah rumah bagi minoritas Muslim Turkiye sekitar 150 ribu jiwa.

Dilansir dari Anadolu Agency, Cavusoglu juga membagikan daftar praktik diskriminatif yang dilakukan Yunani terhadap komunitas Turkiye, termasuk mencegah mereka menggunakan kata “Turkiye” atau “Turki” sebagai nama sekolah dan yayasan mereka. Yunani juga melarang mereka memilih perwakilan agama mereka sendiri.

Hak-hak orang Turki di Trakia Barat dijamin di bawah Perjanjian Lausanne 1923. Tetapi selama beberapa dekade, situasinya telah memburuk secara serius, di mana Yunani menolak untuk melaksanakan keputusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.

Turkiye telah lama mengkritik Yunani karena merampas hak dan kebebasan dasar minoritas Muslim Turki.

(Megel Jekson)