Jakarta, Aktual.co — Muslim Syiah yang benar adalah mereka yang mengikuti ajaran Imam Ali. Sedangkan Imam Ali mengatakan, beliau tidak menghendaki para pengikutnya menjadi tukang mencela dan mencaci. Termasuk di sini mencela dan mencaci para sahabat Nabi Muhammad SAW yang lain.
Demikian dinyatakan Direktur Lembaga Darul Quran, Syekh Hasan Mansouri, menjawab pertanyaan Redaktur Senior Aktual.co, Satrio Arismunandar, yang melaporkan langsung dari Baghdad, ibukota Irak, Selasa (3/3). Syekh yang juga salah satu tokoh Syiah di Karbala ini sedang melakukan kunjungan silaturahim ke Dubes RI untuk Irak, Safzen Nourdin, di KBRI Baghdad.
Syekh yang memimpin lembaga penghafal Al-Quran ini menyatakan, dalam menilai ajaran Muslim Syiah harus hati-hati memilah siapa yang jadi standar penilaian. Diakuinya, memang ada umat Syiah yang berbicara sumbang dan suka mencela sahabat Nabi. Namun tindakan mereka tidak sesuai dengan ajaran Imam Ali, atau Ali bin Abi Thalib dalam tradisi Muslim Sunni.
Syekh Hasan Mansouri, yang pernah berkunjung ke Indonesia, berharap, “Yang dijadikan rujukan sebaiknya adalah ulama-ulama Syiah yang moderat, yang menjadi pembimbing masyarakat Syiah.”
Dalam upaya mewujudkan ukhuwah Islamiyah, Syekh Hasan Mansouri mengatakan, pihaknya menyelenggarakan berbagai kegiatan dakwah lewat hafalan Al-Quran, yang  melibatkan kelompok-kelompok di luar Muslim Syiah. “Sejauh ini, pihak-pihak itu menerima kami dengan baik dan menghargai kami,” lanjutnya.

Artikel ini ditulis oleh: