Jakarta, Aktual.co — Untuk memeriahkan rangkaian perayaan ulang tahun yang ke-10, Mal Artha Gading, Jakarta mengadakan berbagai acara, salah satunya adalah Kampung Jajanan Betawi, sebagai apresiasi kepada pengunjung.

Kampung Jajanan Betawi merupakan salah satu agenda rutin tahunan Mal Artha Gading. Pada 2014, Kampung Jajanan Betawi mengusung tema “Setu Babakan”.

“Kami berharap festival kuliner Kampung Jajanan Betawi `Setu Babakan’ tahun ini, dapat memberikan pengalaman berwisata kuliner tradisional Betawi & Nusantara yang berbeda bagi pelanggan kami,” kata Plt General Manager Mal Artha Gading, Cynthia Rangel dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (20/10).

Acara tersebut sekaligus untuk melestarikan kuliner tradisional Betawi dan mengenalkan lebih jauh mengenai Setu Babakan sebagai cagar budaya Betawi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2000.

Setu Babakan yang berada di wilayah selatan Jakarta ini, juga telah dipilih Pacific Asia Travel Association (PATA) sebagai salah satu tempat kunjungan wisata tradisional di Jakarta.

Acara yang berlangsung pada 17 Oktober 2014 hingga 2 November 2014 itu menampilkan beragam jajanan khas Betawi dan kuliner tradisional nusantara lainnya. Ada sekitar 80 pedagang, termasuk usaha kecil dan menengah yang ambil bagian dalam acara tersebut Beragam jajanan khas seperti Nasi Ulam, Laksa Betawi, Soto Mie Theresia, Bir Pletok, Kerak Telor, Ketupat Sayur Ci’eng, Rujak Asinan, Kue Lekker dapat dinikmati sambil menyaksikan atraksi budaya Betawi setiap hari.

Selain kuliner, Kampung Jajanan Betawi juga dilengkapi dengan Kampung Maen Betawi dengan beragam atraksi dan wahana rekreasi bagi keluarga, seperti Tong Setan, Kicir Kicir, Kora Kora, Carousell, Kereta Mini dan permainan khas pasar malam lainnya yang saat ini sudah jarang ditemui.

()

(Eka)