Tokyo, Aktual.com – Umumkan telah lakukan uji coba bom hidrogen, Korea Utara ‘panen’ pernyataan kutukan dari negara-negara tetangga.

Mereka kompak menganggap apa yang dilakukan Korut, jika benar terbukti, merupakan ancaman terhadap keamanan kawasan. PBB pun diminta turun tangan.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan tes nuklir yang dilakukan Korut merupakan ancaman serius terhadap keamanan bangsa Jepang. “Dan kami pasti tidak menoleransi ini,” kata dia, di Tokyo, Rabu (6/1).

Apa yang dilakukan Korut, ujar dia, jelas bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB dan merupakan tantangan serius terhadap upaya dunia internasional untuk mencegah penyebaran senjata nuklir.

Ditambahkan dia, Jepang akan berusaha untuk mengkoordinasikan segala upaya di antara anggota PBB untuk menangani tindakan Korut.

Sedangkan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye saat menggelar pertemuan darurat pasca pengumuman dari Prongyang, menganggap apa yang dilakukan Korut sebagai bentuk provokasi serius.

“Tes itu tidak hanya sebuah provokasi serius bagi keamanan nasional tetapi juga suatu ancaman untuk masa depan kita. Dan suatu tantangan berat bagi kedamaian dan kestabilan internasional,” kata dia.

Park pun meminta Korut diganjar sanksi berat. Dia juga mengatakan akan mengambil langkah yang diperlukan agar Korut menerima ganjaran.

Sementara itu, Amerika Serikat menyatakan akan merespons dengan semestinya semua provokasi Korut.

Pemerintah Tiongkok sejauh ini masih belum keluarkan pernyataan. Namun kantor berita Xinhua mengatakan tindakan Korut sangat disesalkan dan melanggar resolusi PBB.

“Membahayakan Asia Timur Laut tidak baik bagi negara-negara tetangga, bahkan bagi DPRK sendiri, yang sudah berjanji akan memajukan pembangunan ekonominya.”

Tajuk itu mengatakan bahwa pembangkangan Pyongyang terhadap masyarakat internasional “berakar pada perasaan tidak aman setelah negara itu bertahun-tahun bermusuhan dengan Amerika Serikat”.

Prancis juga ikut mengecam Korut, dengan mengatakan sebagai pelanggaran yang tidak dapat diterima terhadap resolusi PBB dan menyerukan reaksi keras dari masyarakat internasional.

Begitu juga Australia. Menlu Australia Julie Bishop mengatakan negaranya mengutuk sekeras-kerasnya uji coba nuklir Korut. Kata dia, Australia akan menyatakan keprihatinan terhadap Pyongyang secara langsung dan meminta sanksi kuat dari PBB atas tes nuklir itu.

Artikel ini ditulis oleh: