Jakarta, Aktual.co —Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta memastikan pelaksanaan ujian nasional (UN) berbasis komputer atau “computer based test” (CBT) di 30 sekolah tingkat SMA dan sederajat di wilayah ibukota berjalan lancar.
“Sebanyak 30 sekolah yang menggelar UN dengan sistem CBT itu sudah memenuhi persyaratan dan mendapat izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sehingga, kita pastikan lancar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Arie Budhiman di Jakarta, Senin (13/4).
Dia mengklaim pelaksanaan UN CBT di 30 sekolah telah dipersiapkan sebaik mungkin. Dari segala segi, baik siswa maupun sarana pendukungnya. “Selain siswa-siswi peserta ujian, kami pun mempersiapkan berbagai sarana pendukung pelaksanaan UN CBT, di antaranya sistem, jaringan internet serta pasokan listrik,” ujar Arie.
Sejauh ini, dia menuturkan pihaknya belum menerima keluhan mengenai pelaksanaan UN CBT pada hari pertama. Dia mengatakan sistem CBT justru mendapatkan sambutan baik dari pihak sekolah. “Sistem CBT ini dianggap lebih efisien, terutama dalam hal pengiriman naskah soal ke tempat-tempat terpencil yang biasanya membutuhkan waktu dan biaya lebih banyak,” tutur Arie.
UN untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat digelar secara serentak mulai 13 hingga 15 April 2015.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, tercatat sebanyak 121.457 siswa yang berasal dari 1.159 sekolah di wilayah ibukota melaksanakan UN SMA dan sederajat pada tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari 51.294 siswa di 461 SMA, 64.314 siswa di 596 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 5.780 siswa di 91 Madrasah Aliyah (MA) dan 69 siswa di 11 SMA Luar Biasa (SMA LB).
Artikel ini ditulis oleh:

















