Jakarta, Aktual.co — Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM yang terjadi di kantor Gubernur Sulawesi Selatan, di Jalan Urip Sumoharjo, kembali ricuh, Seninh (17/11).
Terjadi dua kali bentrokan dalam aksi unjuk rasa ini. Bentrokan pertama antara mahasiswa dengan Satuan Polisi Pamong Praja pada sekitar pukul 15.30 wita. Dalam kejadian ini seorang pegawai Setprov terkena panah di bagian lengan.
Bentrokan berakhir pada saat hujan turun. Ketika hujan reda, bentrokan kembali terjadi dengan melakukan aksi saling lempar, bahkan mahasiswa melepaskan panah ke arah pegawai pemprov dan kepolisian Polsekta Panakukang yang berjaga-jaga.
Mahasiswa tak mengindahkan tembakan peringatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan terus melakukan penyerangan.
Artikel ini ditulis oleh:

















