“Jadi, setelah para peserta memahami kebutuhan dan pengembangan bisnis secara mendalam melalui pelatihan dan pendampingan, kami berkolaborasi mendukung pengadaan peralatan atau perlengkapan yang dibutuhkan untuk sukses pengembangan usaha mereka. Sehingga, program bantuan yang disalurkan menjadi tepat guna dan berhasil meningkatkan ekonomi peserta dan warga, dan pada gilirannya menjadi bagian dari peningkatan kualitas berdemokrasi juga. Karena demokrasi yang berkualitas antara lain terwujud ketika rakyat semakin sejahtera secara ekonomi,” sambungnya.

Hidayat yang merupakan Anggota Komisi VIII DPR RI sebagai mitra Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengadvokasi program UMKM yang diajukan oleh Yayasan Insan Setiabudi kepada Program Kemaslahatan BPKH, dan kemudian dilaksanakan oleh Mitra Kemaslahatan BPKH, yakni Rumah Zakat.

“Saya mengapresiasi BPKH yang secara konsisten menghadirkan Program Kemaslahatan bagi masyarakat, khususnya melalui skema pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi umat. Diharapkan program ini dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat. Penting bagi peserta untuk menjaga amanah ini dengan menyukseskan program kemaslahatan untuk pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam agenda pembukaan antara lain Pimpinan BPKH RI Dr. Sulistyowati, Chief Fundraising Officer Rumah Zakat Didi Sabir, serta Ketua Yayasan Insan Setiabudi Asep Saefulloh.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano