Jakarta, Aktual.com – Libur Lebaran telah usai, dan masyarakat yang menggunakan mobil untuk mudik disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh agar kendaraan tetap prima saat kembali menjalani rutinitas pekerjaan. Pemeriksaan ini penting untuk menjaga performa, kenyamanan, dan keselamatan berkendara pasca-perjalanan jauh.
Auto2000 memberikan sejumlah tips komponen yang wajib diperiksa. Pertama, ban mobil. Perjalanan mudik dengan muatan maksimal dan berbagai kondisi jalan membuat ban bekerja ekstra. Pastikan telapak ban tidak aus, bersihkan kerikil yang menempel, dan cek dinding ban dari benjol atau sobek. Ban yang tidak layak harus segera diganti.
Selain itu, kolong mobil perlu diperiksa, termasuk shock absorber, karet penyangga, selang rem, kampas rem, dan tromol. Waspadai kebocoran pada selang rem dan pastikan sistem pengereman bekerja optimal. Oli mesin dan minyak rem juga harus diperiksa; perubahan warna atau endapan menandakan potensi masalah.
Komponen cairan lain seperti air radiator, minyak kopling, air aki, air pembersih kaca, oli transmisi, dan minyak power steering hidrolis harus dicek agar volumenya sesuai standar pabrikan. Panel instrumen perlu diperiksa dengan menyalakan mesin dan mendengar suara aneh. Jika terdengar indikasi kerusakan, mobil sebaiknya dibawa ke bengkel resmi. Kabin mobil juga perlu dibersihkan menyeluruh, termasuk karpet, rongga, dan kolong kabin, agar nyaman digunakan kembali.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menekankan pentingnya pemeriksaan kendaraan setelah perjalanan mudik jarak jauh, terutama di atas 500 kilometer dengan beban berlebih. “Fokus utama ada pada ban, rem, dan kaki-kaki karena tiga komponen ini yang paling menerima tekanan,” kata Yannes, Sabtu (29/03/2026).
Yannes menambahkan, sistem pengereman harus mendapat perhatian serius. Jika pedal rem terasa lembek, muncul bunyi, getaran, atau bau gosong, pemeriksaan lanjutan wajib dilakukan. Mobil yang bergetar perlu segera dilakukan spooring dan balancing. Komponen kaki-kaki seperti shock absorber, bushing, dan ball joint juga cenderung aus akibat beban mudik.
Mesin dan transmisi juga bekerja ekstra, sehingga pemeriksaan oli, filter, radiator, dan sistem pendingin sangat penting untuk mencegah overheat. Filter udara perlu diperiksa agar performa mesin tetap optimal, dan pada transmisi otomatis, gejala perpindahan gigi yang terlambat atau menghentak harus diwaspadai.
Dengan pemeriksaan menyeluruh, mobil tidak hanya siap digunakan kembali dalam rutinitas pekerjaan, tetapi juga tetap nyaman dan aman bagi pengemudi serta penumpang.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi

















