Jakarta, Aktual.co — Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat langsung naik pitam saat mendengar beredarnya beras plastik yang meresahkan dan membahayakan warga khususnya di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Djarot mengancam akan menghukum langsung pelaku penjual beras plastik tersebut.
“Kurang ajar itu. Bunuh orang itu. Itu bisa bunuh orang,” tegasnya di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (20/5).
Mantan Wali Kota Blitar bahkan akan turun langsung menindak penjual dan pengedar beras plastik jika beredar di Jakarta. Djarot meminta semua pihak melaporkan jika memang ada temuan tersebut.
“Kalau ada ketemu itu lapor ya. Di mana tempatnya? Konsumen di mana? Sampai sekarang belum ada laporan (di Jakarta),” tutupnya.
Berita tentang peredaran beras plastik pertama kali muncul dari Bekasi, Jawa Barat. Dimana salah seorang warga Bekasi, Dewi Setiani merasa resah dengan beras yang dia beli Minggu (17/5) kemarin. Sebab, jenis beras yang dibeli berbeda dengan beras biasanya. Mulai dari bentuk, hingga rasa, beras ini lebih terasa seperti plastik.
Awalnya, Dewi membeli persediaan beras di Pasar Mutiara Gading Timur, Bekasi untuk diolah menjadi nasi uduk. Menurut pedagang, beras ini berasal dari Karawang dengan merek Straramos.
Ketika Dewi mengolah beras itu menjadi nasi uduk untuk dijual. Bahkan saat dia memasak untuk kedua kalinya untuk memastikan, hasilnya pun tetap aneh dan tidak nampak seperti beras pada umumnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















