Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menginstruksikan seluruh instansi terkait memperketat pengawasan terhadap peredaran beras plastik di tengah masyarakat.
“Kami mengirimkan surat laporan kepada Gubernur Jawa Barat terkait dengan temuan beras plastik di Bekasi,” katanya di Bekasi, Kamis (21/5).
Menurut dia, pemberitahuan tersebut diharapkan dapat mengingatkan pemerintah provinsi untuk lebih teliti dan mengintensifkan pengawasan terhadap perdagangan beras.
Surat pemberitahuan juga disampaikan Pemkot Bekasi kapada Kementerian Perdagangan serta instansi terkait lainnya.
“Kami juga laporkan temuan ini kepada kepolisian serta TNI,” katanya.
Menurut Rahmat, beras mengandung plastik itu sangat berbahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi secara berkelanjutan.
“Dampak panjangnya bisa menimbulkan penyakit kanker dan merusak janin, karena ada kandungan bahan pembuatan industri kramik, kabel dan pipa plastik,” katanya.
Dikatakan Rahmat, kandungan kimia di dalam beras plastik itu dapat mengakibatkan janin ibu hamil tidak tumbuh secara sempurna.
“Menurut keterangan ahli, kandungan Polyvinyl tersebut bisa membuat janin bayi tumbuh secara tidak sempurna,” katanya.
Rahmat mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan investigas dan memeriksa kemanan beras yang kini diperdagangkan di seluruh toko mau pun kios yang tersebar di 12 kecamatan Kota Bekasi.
“Saya sudah perintahkan audit seluruh pedagang beras di Bekasi. Sampai saat ini belum ada beras serupa yang kembali kita temukan,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















