Pangkalpinang, aktual.com – Kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Ketapang di Kota Pangkalpinang tengah menjadi sorotan. Dari empat gedung (tower) yang ada, dua di antaranya dilaporkan mengalami kerusakan struktur yang cukup parah hingga masuk kategori tidak layak huni.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengungkapkan bahwa kompleks Rusunawa tersebut terdiri dari Tower A, B, C, dan D.
Namun, kendala teknis yang terjadi sejak awal membuat dua gedung tidak bisa difungsikan untuk menampung warga.
“Ada kerusakan struktur pada tower yang rusak, sehingga harus ada mitigasi kuat untuk mencari solusi perbaikan. Kami sudah mulai mitigasi untuk perbaikan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU),” ujar Saparudin kepada awak media, Kamis 5 Maret 2026.
Meski ada dua gedung yang bermasalah, Saparudin memastikan bahwa dua tower lainnya masih dalam kondisi prima. Bahkan, antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk tinggal di sana.
“Berbeda dengan dua tower yang bermasalah, dua gedung lainnya dilaporkan dalam kondisi baik dan saat ini telah terisi cukup penuh oleh masyarakat,” lanjutnya.
Tak hanya fokus pada perbaikan bangunan yang rusak, Pemkot Pangkalpinang juga bergerak cepat untuk menambah kapasitas hunian bagi warga.
Saparudin mengaku telah melakukan koordinasi langsung dengan pemerintah pusat.
Upaya ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan hunian layak dengan harga terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Pangkalpinang.
“Kemarin kami juga sudah ke Kementerian Perumahan untuk rencana menambah rusun ini,” tambah Saparudin.
Melalui langkah renovasi total pada struktur yang rusak dan rencana penambahan unit baru, diharapkan fasilitas Rusunawa Ketapang dapat segera berfungsi normal dan maksimal dalam melayani kebutuhan tempat tinggal warga.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain
















