New York, Aktual.com – Bursa saham Wall Street berakhir menguat pada Rabu (14/2) WIB, untuk sesi ketiga berturut-turut, karena indeks-indeks utama terus pulih dari tekanan aksi jual pekan lalu.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 39,18 poin atau 0,16 persen menjadi ditutup di 24.640,45 poin. Indeks S&P 500 meningkat 6,94 poin atau 0,26 persen menjadi berakhir di 2.662,94 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 31,55 poin atau 0,45 persen menjadi 7.013,51 poin.

Untuk perusahaan-perusahaan Tiongkok yang tercatat di Amerika Serikat, saham raksasa e-commerce Tiongkok, Alibaba, naik 1,02 persen menjadi berakhir di 179,25 dolar AS, sementara saham perusahaan teknologi lainnya Baidu melonjak 1,79 persen menjadi 225,60 dolar AS.

Pekan lalu, ketiga indeks utama merosot lebih dari lima persen, mencatat kinerja terburuk mingguan mereka dalam waktu sekitar dua tahun.

Para pedagang mengatakan bahwa langkah para investor untuk mengunci keuntungan, mungkin dalam beberapa perdagangan program komputer, dikombinasikan dengan kekhawatiran tentang suku bunga, telah mengirim ekuitas ke wilayah koreksi.

Dengan tidak adanya data utama yang dirilis pada Selasa (13/2), para investor menunggu Indeks Harga Konsumen yang dipantau secara ketat yang dijadwalkan diluncurkan pada Rabu waktu setempat untuk mendapatkan lebih banyak informasi mengenai tingkat inflasi negara tersebut.

Selain itu, Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester, mengatakan pada Selasa (13/2) bahwa kemunduran pasar baru-baru ini tidak berdampak pada prospek ekonomi bank sentral.

“Sementara penurunan yang lebih dalam dan lebih gigih di pasar ekuitas bisa mengurangi kepercayaan dan menyebabkan kemunduran dalam pengambilan risiko dan pengeluaran, pergerakan yang telah kita lihat jauh dari skenario ini,” katanya.

 

Ant.

()