Jakarta, Aktual.co —Pernyataan sikap bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Silahturahmi Ta’mir Masjid dan Musholla Indonesia (MPP FAHMI TAMAMI) dengan perwakilan Umat Budha menyatakan, sikap keprihatinannya yang mendalam atas tragedi kemanusiaan terdamparnya etnis Rohingya di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

Demikian dikatakan oleh Arief Harsono. MM.MPd.B, Perwakilan Umat Budha Indonesia (WALUBI) ucapkan terima kasih atas kerjasama tersebut yang merupakan bentuk untuk melakukan kegiatan kemanusiaan dalam meringankan beban para pengungsi Rohingya, yang sekarang berada di Tanah Air.

“Tanpa bermaksud mencampuri urusan dalam negeri Republik Persatuan Myanmar, kami menghimbau agar pemerintah Myanmar secepatnya dapat mengambil langkah-langkah yang fundamental dalam menyelesaikan masalah Rohingya di negaranya. Antara lain dengan mengadopsi prinsip-prinsip dasar kewarganegaraan yang tidak rasialis dan diskriminatif, sehingga tidak terjadi eksodus berupa mengalirnya manusia perahu secara terus menerus yang bertentangan dengan asas kemanusiaan,” paparnya ditemui di gedung Berca, kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (27/5).

Lebih lanjut, kata Arief, sehubungan dengan hal tersebut, pemerintah turut ambil bagian dalam menggalang dukungan serta kerjasama antar negara ASEAN, sekaligus menangani permasalahan pengungsi Rohingya dan status kewarganegaraannya.

“Jadi bentuk kesepakatan ini hanya bermaksud melakukan kegiatan kemanusiaan meringankan beban para pengungsi Rohingya, tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh: