Jakarta, Aktual.com Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mendorong komoditas pertanian di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan agar memiliki orientasi ekspor.

Hal ini dilakukan guna dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di kota tersebut.

“Kota Prabumulih memiliki komoditas unggulan seperti buah nanas yang sudah terkenal. Produksinya perlu ditingkatkan dan harus kita dorong agar bisa berorientasi ekspor,” kata Wamentan Harvick saat menerima kunjungan kerja Walikota Prabumulih, Ridho Yahya di ruang kerjanya, Jakarta, Rabu (16/11/2022).

Menurut Wamentan Harvick, situasi krisis global yang saat ini terjadi telah mendorong berbagai negara untuk melakukan food security. Untuk itu, tambahnya, ini merupakan peluang yang baik bagi Indonesia untuk mengekspor komoditas pangannya.

Apalagi, Kementerian Pertanian telah mencanangkan program Gerakan Tiga Kali Ekspor atau Gratieks yang bisa mengakselerasi ekspor komoditas pangan, termasuk dari Prabumulih.

Namun ia berharap agar indeks pertanaman atau produktivitas pertanian di Prabumulih pun ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan domestik terlebih dahulu serta sebagai upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

“Adanya tadi apa ancaman global, masalah Covid-19 dan sebagainya, akhirnya beberapa negara secara masif melakukan kegiatan ini (food security). Ini sebetulnya peluang bagi Indonesia. Kita juga punya Atase Pertanian yang bisa membantu memasarkan produk-produk pertanian di luar negeri,” ungkapnya.

Wamentan menambahkan bahwa komoditas buah Nanas memiliki peluang usaha yang besar dalam dunia pertanian. Menurutnya, permintaan nanas dimasyarakat sangat tinggi dimana sebagai buah sumber vitamin C.

Sebagai informasi, Nanas adalah komoditas tanaman buah yang menjadi ciri khas Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, nanas yang berasal dari Kota Prabumulih terkenal dengan cita rasa yang manis.

(A. Hilmi)