Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi saat menyampaikan kuliah umum pada program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Foto: Istimewa/AKTUAL
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi saat menyampaikan kuliah umum pada program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Foto: Istimewa/AKTUAL

Banjarmasin, Aktual.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mendorong sektor pertanian Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk berkontribusi terhadap kebutuhan pangan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menurutnya, beberapa komoditas pertanian yang dapat berkontribusi tersebut mulai dari tanaman pangan, perkebunan, hingga lahan rawa.

“Kontribusi sektor pertanian Kalsel untuk IKN yang perlu didorong ada banyak, seperti rawanya, perkebunannya, tanaman pangan, sawitnya. Terus hilirisasinya juga yang tadi saya sampaikan,” kata Wamentan Harvick saat menghadiri Kuliah Umum pada program Pascasarjana di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin (24/10/2022).

Selain itu, Wamentan Harvick juga mendorong agar pemerintah daerah memaksimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai off taker.

“Saya juga sampaikan ke pak Gubernur, segera BUMD-nya dimaksimalkan agar program-program pemerintah pusat ini bisa segera terserap,” tandasnya.

Wamentan Harvick bersama Rektor ULM, Prof. Ahmad serta sivitas akademik. Foto: istimewa/AKTUAL
Wamentan Harvick bersama Rektor ULM, Prof. Ahmad serta sivitas akademik. Foto: istimewa/AKTUAL

Sebagai informasi, selain mengisi kuliah umum di Universitas Lambung Mangkurat, kunjungan kerja Wamentan Harvick di Kalimantan Selatan ini dalam rangka mengakselerasi pembangunan pertanian untuk menyambut IKN Nusantara. Salah satunya mengendalikan inflasi dengan melakukan tanam cabai di Kabupaten Tapin.

“Besok kita mau tanam dan panen cabai di Kabupaten Tapin. Yang kita lihat di Kalsel ini akan kami sampaikan ke pak Presiden mengenai kesiapan Kalsel soal Ibu Kota Nusantara ini,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Ahmad menuturkan bahwa Kalimantan Selatan merupakan gerbang bagi IKN Nusantara.

“Sehingga kita harus menjadi kota penyangga, seperti produk2 pertanian dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan,” tuturnya.

(A. Hilmi)