Jakarta, aktual.com – Indonesia mengalami peningkatan 13 persen dalam hal jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun. Wanita menempati porsi 48.57 persen dari keseluruhan pengguna internet, berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Nyimas Aliah, Asdep Perlindungan Hak Perempuan Dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menyorot bagaimana wanita dapat ambil bagian dalam sektor ekonomi, melalui penggunaan internet sekarang ini.

“Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, perempuan akan mampu meningkatkan kapasitas mereka dan berpartisipasi dalam banyak sektor, termasuk ekonomi dan pembangunan,” kata Nyimas dalam Forum Wanita “Ngumpul Asik” di Jakarta, Rabu (18/12).

Dengan pemanfaatan ini, wanita Indonesia akan mendapatkan penghasilan sendiri, tanpa harus bergantung kepada laki-laki, sekaligus menyumbang perekonomian negara.

“Hal tersebut sejalan dengan riset dari The McKinsey Global Institute (MGI) yang memperkirakan peningkatan kesetaraan gender dapat menambah nilai 12 triliun dolar AS per tahun ke perekonomian dunia di tahun 2025 nanti,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Dessy Ilsanty, Psikolog dari Yayasan Praktik Psikologi Indonesia, yang mengatakan berbagai macam informasi dan pengetahuan yang dapat diakses menggunakan teknologi internet, dapat digunakan untuk memberdayakan para wanita Indonesia dengan kemampuan dan pengetahuan baru, yang dapat menjadi pilihan karir yang baru atau sumber pendapatan.

“Wanita yang berdaya akan bermanfaat dan signifikan di setiap rumah tangga, sehingga dapat memperkaya keluarganya dengan lebih banyak nilai-nilai positif,” katanya.

(Zaenal Arifin)