Banda Aceh, Aktual.co — Sekitar 400 warga Rohingnya dari Bangladesh dan Myanmar kembali terdampar di Julok, Aceh Timur, Rabu (20/5). Informasi yang diterima Aktual.co menyebutkan, dari jumlah itu 43 diantaranya warga Bangladesh, 90 orang laki-laki, sau diantaranya dilaporkan meninggal dunia. Sisanya dilaporkan warga Rohingnya asal Myanmar.

Disebutkan sebanyak 29 orang dibawa ke Puskesmas Julok, Aceh Utara. Mereka ditemukan sekitar empat mil di kawasan perairan Janeman, Julok, Aceh Timur.

Anggota DPRA Iskandar Al Farlaky menyebutkan pihaknya meminta agar pemerintah pusat segera menentukan sikap terkait penanganan warga Rohingnya. Dikatakan, pusat harus mendesak Myanmar untuk memperlakukan warga Rohingnya secara manusiawi.

“PBB dan Asean juga jangan hanya diam. Warga Rohingnya itu harus segera diselamatkan,” ujar Iskandar.

Disebutkan, pihaknya juga mendesak agar Pemerintah Aceh juga menangani imigran tersebut. Dia menyebutkan Pemerintah Aceh harus memberikan pertolongan untuk warga Myanmar tersebut. Misalnya diberikan tempat relokasi agar mereka bisa bercocok tanam tanpa harus dikembalikan ke negara asalnya.

Sejak dua pekan terakhir, tiga gelombang warga Rohingnya yang kerap disebut manusia perahu terdampar di Aceh. Mereka terdampar di Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang.

Artikel ini ditulis oleh: