Jakarta, Aktual.com – Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung Mukijo mengatakan, Gunung Raung mengalami erupsi. Untuk itu, daerah-daerah di sekitarnya seperti Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember diminta untuk waspada dengan aktivitas Gunung Raung.

“Aktivitas saat ini dari sisi seismik didominasi tremor menerus walaupun dalam skla kecil,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung Mukijo, dikutip RRI Kamis (28/7).

Menurutnya, dengan kondisi tersebut maka potensi keluarnya abu tetap ada. Pihaknya masih terus memantau dengan intensif gunung tersebut.

Ia memastikan, secara umum aktivitas relatif landai setelah terjadi erupsi kemarin sore.

“Tidak ada aktivitas susulan dan idak ada erupsi susulan maupun aktivitas kenaikan yang susulan itu sampai sekarang,” katanya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatatkan tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1500 m di atas puncak sekitar 4832 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat dan barat laut.

“Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 32 mm dan durasi 540 detik,” seperti dikutip dari laman resmi PVMBG, Kamis (28/7).

PVMBG merekomendasi agar masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak turun ke dasar kawah atau mendekati kawah yang ada di puncak serta tidak berkemah di sekitar puncak/bibir kaldera/kawah gunung.

PVMBG menyarankan kepada pengunjung Gunung Raung untuk menghindari potensi bahaya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan jiwa manusia.

(Andy Abdul Hamid)